Oleh : Didi Darmadi
Alumni Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) N Kepahiang-Bengkulu. E-mail: ma_di@plasa.com
Abdomen : perut; daerah tubuh serangga yang paling belakang (ketiga).
Botol pembunuh : botol yang digunakan sebagai tempet untuk membunuh serangga yang didapatkan darril lapangan untuk keperluan penelitian atau koleksi. Didalam botol pembunuhan tersebut terdapat bahan-bahan atau zat pembunuh, misalnya KCN.
Cairan pupa : meconium; cairan yang biasa meneyelimuti calon serangga dewasa yang abru keluar dari pupa.
Diapuse : masa istirahat pada perkembangan serangga.
Elytra : sayap depan bangsa kumbang (Coleopteran) dan cocopet (Dermaptera) yang bersifat keras seperti kulit, namun rapuh.
Embun madu : cairan gula dari bangsa kutu jenis tertentu, misalnya kutu aphid.
Femur : sebutan untuk ruas ketiga kaki serangga.
Halter : modifikasi sayap belakang bangsa lalat dan yamuk berupa pentolan kecil, dan berfungsi sebagai alat keseimbangan.
Hemelitra : sayap depan bangsa kepik.
Insang : alat bernapas jenis binatang akuatik tertentu, merupakan pelebaran dinding tubuh atau usus belakang yang berfungsi sebagai tempat pertukaran udara.
Instar : masa diantara pergantian kulit pada serangga.
Jaring serangga : alat berupa jarring kecil yang digunakan untuk menagkap serangga, terutama serangga terbang.
Jarum koleksi : jarum pentol dengan macam-macam diameter yang digunakan untuk menusuk serangga, untuk keperluan koleksi.
Kampuh : celah dibagian luar tubuh berupa garis pada dinding tubuh.
Kanibalisme : pristiwa makan-memakan anatar individu pada satu jenis yang sama.
Karnivora : pemakan daging.
Kelenjar bau : kelenjar penghasil cairan berbau khas, misalnya pada bangsa kepik dan jenis kumbang tertentu.
Keranjang serbuksari : corbicula; daerah lunak pada permukaan luar ruas keempat kaki belakang lebah yang dibatasi oleh rambut-rambut panjang melengkung.
Kopulasi : sanggama; bertemunya alat kelamin jantan dan betina.
Labium : salah satu bagian alat mulut; bibir bawah.
Larva : tahap hidup diantara tahap hidup tahap telur dan pupa, dan biasanya digunakan untuk menyebut serangga pra-dewasa dari serangga dengan tipe metamorfosis sempurna.
Lembaran sepirakel : lembaran yang terdapat disekitar sepirakel (lubang pernapasan).
Maksila : sepasang bagian alat mulut yang terdapat dibagian mandibula.
Mandibula : rahang; sepasang bagian alat mulut yang terletak dibagian depan.
Mata majemuk : mata yang tersusun atas banyak mata tunggal.
Mata sederhana : ocelli; terdapat pada serangga dan binatang yang berbuku-buku yang lain, terletak diantara pangkal antenaatau kedua buah mata majemuk.
Mata tunggal : ommatidia; unit tunggal dari mata majemuk.
Metamorfosis : perubahan bentuk selama perkembangan.
Nadi : vena; garis menebal pada sayap (serangga).
Naiad : nimfa yang hidup didalam air dan bernafas dengan insang.
Nasuti : salah satu kastra rayap yang berbentuk kepalanya sempit dan meruncing pada bagian ujungnya, sehingga membentuk moncong.
Nimfa : sebutan serangga pra-dewasa pada serangga yang meta morfosisnya sederhana.
Nocturnal : aktif pada malam hari.
Omnivore : pemakan segala.
Ovipositor : alat peletak telur pada beberapa serangga betina.
Parasitoid : serangga parasit, dapat hidup diluar atau didalam inangnya.
Partenogenesis : berkembangnya telur yang tidak dibuahi.
Pedisel : tonjolan diantara toraks dan abdomen semut.
Penampung seperma : (pada capon dan sibar-sibar jantan) tempat untuk menyimpan sementara sperma yang dikeluarkan dari alat kelamin untuk kemudian disalurkan ke dalam tubuh serangga betina pada saat kopulasi.
Penis : alat kelamin jantan yang berada diluar tubuh.
Polifagus : kisaran inangnya lebar; pemakan banyak jenis makanan.
Polimorfisme : berbentuk tubuh banayak.
Populasi : sekumpulan mahluk hidup sama jenis yang hidup pada satu tempat tertentu.
Peredasius : bersifat pemangsa.
Predator : pemangsa.
Prepupa : tahap diam diantara masa larva dan pupa; instar ketiga dari jenis thrips.
Puparium : bungkus yang berbentuk oleh pengerasan kulit larva instar terakhir sehingga pupa akan terbentuk; pada bangsa lalat.
Pupasi : pergantian kulit dari larva instar terakhir menuju ketahap pupa.
Soliter : penyendiri (pada beberapa jenis lebah, tawon, semut dan kepik).
Stylet : alat penusuk pada serangga yang mempunyai alat mulut bertipe pencucuk-penghisap; bentuknya seperti jarum.
Subimago : instar bersayap yang segera berkembang menjadi serangga dewasa matang kawin; pada lalat sehari.
Tabung malfigi : organ pengeluaran urin serangga, yang berupa pipa panjang yang bermuara pada usus belakang.
Tegmina : sayap depan berupa kulit pada bangsa belalang.
Toraks : dada; daerah tengah (kedua) dari tubuh serangga.
Vena palsu : garis tebal serupa vena diantara vena sejati radius dan median pada lalat apung dewasa.
Pustaka : Nugroho Susetya Putra.1994. Serangga Di Sekitar Kita. Kanisius, Yogyakarta.