kunci Deteminasi Serangga

Oleh : Didi Darmadi

Alumni Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) N Kepahiang-Bengkulu. E-mail: ma_di@plasa.com

 

  1. TAKSONOMI SERANGGA

Itilah Taksonomi berasal adari bahasa Yunani yaitu taxis yang berarti susunan dan nomos yang berarti hokum. Jadi secara umum taksonomi penyusunan yang teratur dan bernorma mengenai organisme,-organisme kedalam kelompok-kelompok yang tepat dengan menggunakan nama-nama yang sesuai dan benar.

Identifikasi, deskripsi, pengumpulan data tentangcontoh serangga yang diselidiki, juga pencarian pustaka mengenai serangga tersebut seperti adaptasi, distribusi dalam macam tanaman inang yang termasuk kegiatan sehari-hari yang dilakukan seorang taksonom.

Taksonomi sebagian besar didasarkan atas persamaan cirinya. Serangga dengan cirri yang sama dimasukkan dalam kelompok yang sama, jadi disini melakukan klasifikasi. Kategoro klasifikasi untuk binatang pada dasarnya adalah :

Golongan

Phylum

Klas

Ordo (bangsa)

Famili (suku, marga)

Genus (keluarga)

Spesies (jenis)

Golongan binatang secara berurutan akan terdiri atas beberapa phylia, satu phylia terdiri atas beberapa klas, demeikian seterusnya yang berarti jumlahnya akan terus meningkat dalam setiap kelompok. Kelompok spesies/jenis terdiri atas sekitar satu juta nama.

Semua serangga adalah anggota dari phylum Artropoda, yaitu binatang dengan kaki beruas-ruas. Serangga yang biasa dikenal sebagai lebah madu dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

 

 

Golongan : Animalia

Phylum : Arthropoda

Klas : Insekta

Ordo : Hymenoptera

Famili : Apidae

Genus : Apis

Spesies : Aphis melliferai

Nama yang dipakai satu spesies binatang adalah nama umum daerah setempat dan nama ilmiah. Contoh diatas atas nama umumnya adalah lebah madu (honey bee). Nama ilmiah suatu spesies terdiri atas genus, spesies dan nama penemu (author) yang telah menemuakan suatu spesies dalam susunan taksonominya. Nama ilmiah lebah madu adalah Apis mellifera Linnaeus.

 serangga

 

  1. Klasifikasi Serangga

Dunia binatang terdiri atas 14 phyla. Dasar yang dipakai adalah kekompleksan dan unkin dari urutan evolusinya sehingga phyla binatanag disusun dari phylum yang rendah ke phylum yang tinggi.

Serangga atau insecta termasuk dalm pylum Arthropoda. Arthropoda terbagi menjadi 3 sub phylum ialah Trilobita, Mandibulata. Dan Chelicerata. Sub phylum Trilobita tealah punah dan tinggal sisa-sisanya (fossil). Sub phylum Mandibulata terbagi menjadi beberapa kelas,salah satu diantaranya adalah kelas insekta (hexapoda), Chelicerata juga terbagi dalam beberapa kelas termasuk Arachnida di dalamnya. Untuk lebih jelasnya, klasifikasi ini dapat dilihat pada bagan berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pustaka : Anggota IKAPI. 2004. Kunci Determinasi Serangga, Program Nasional Pelatihan dan Pengembangan Pengendalian Hama Terpadu. Kanisius, Yogyakarta.